Followers

Wednesday, 13 July 2011

Engkau pensil,aku penghapus..




Pensil : Kau tahu, aku sungguh meminta maaf.
Penghapus : Untuk apa? Kau tak melakukan kesalahan apapun.
Pensil : Aku minta maaf, karena kau tersakiti gara-gara aku. Kapanpun ketika aku berbuat kesalahan, kau selalu ada untuk menghapusnya. Tetapi karena kau menghilangkan kesalahanku, itu membuat kau kehilangan sebagian dari dirimu. Kau semakin kecil dan mengecil.
Penghapus : Itu benar, tetapi aku tidak benar-benar memikirkannya. Kau lihat, aku memang tercipta untuk melakukannya. Aku tercipta untuk membantumu kapanpun kau melakukan kesalahan. Walaupun pada suatu hari, aku tahu aku akan menghilang dan kau harus menggantikanku dengan yang baru, aku tentu saja senang dengan pekerjaanku. Jadi, tak usah khawatir. Aku benci melihatmu bersedih. Aku adalah penghapus yang rela mengorbankan diriku untuk memperbaiki kesalahanmu pensil. Kamu sering sekali melakukan kesalahan, terkadang tidak sengaja, terkadang karena tidak berpikir panjang tentang apa yang akan  kamu tulis. Setiap kamu salah, akan buru-buru aku hapus, aku hilangkan jejaknya, dan membiarkanmu memperbaiki kesalahan itu, menuliskan sesuatu yang benar di atas hapusan tadi. Aku senang bisa memperbaiki kesalahanmu, pensil.  Tapi ingat, dengan jelaga yang kamu miliki itu, pergunakanlah sebaik-baiknya, tulislah kata-kata bermakna. Bagaimana jika diriku tak ada? Dengan apa akan engkau perbaiki kesalahanmu pensil sayang? Akan banyak coretan di sana,di sini kotor,akan kah ada yang berminat membaca tulisanmu? Siapa yang akan menghargai tulisan yang penuh goresan kesalahan di setiap sudutnya?. Tapi tenang,kamu masih memiliki aku,penghapusmu. Meski sudah kotor dengan sisa kesalahan yang engkau buat,aku masih ada,aku masih bisa. Tapi aku hanya tinggal sedikit lagi,hanya cukup untuk menghapus satu atau dua kesalahan lagi lalu aku akan habis. Tak ada lagi yang menemanimu pensil sayang,tak ada lagi yang memperbaiki kesalahanmu. Kecuali,engkau telah mendapatkan penghapus yang baru.

P/S 1:Bila aku marah,bila aku nasihat tak bermakna aku marah ko,bila aku kata ko tak payah menggedik boleh tak?bila aku kata ko ni dah "annoying" la...cuma satu aku nak cakap,aku nasihat ko "macam tu" sebab bukan saje-saje,bukan "coming moon" ke ape ke...haha.Ye mungkin ko terasa ngn sikap aku..tapi biarlah ko terasa sekarang daripada ko terasa dikemudian hari kan?so ko jadi matang la sikit,jangan la nak aku layan ko tiap-tiap hari macam "budak kecik".Tak payah la tunjuk ko lemah depan aku okeyh..aku cakap sikit dah "touchink".

P/S 2:Aku try nak jadi "pemadam" untuk kau..tapi kau tak pernah nak hargai.Aku tahu jasa aku tak setanding dengan jasa pemadam..tiap-tiap hari kau gunakan pemadam kan?tapi kau tak pernah nak rasai kewujudan pemadam kan?apatah lagi aku kan?tapi aku tak kisah kalau ko nak cari pemadam yang baru,yang lebih hot,yang lebih seksi...tapi satu je aku nak cakap mampu ke pemadam ko yang baru tu berkhidmat untuk ko selama-lamanya?dan mampu ke hayat ko sebagai pensil bertahan selama-lamanya?Dah touchink,boleh control takpe...huhu aku malas dah nak dengar problem org skang ni..lantak la ko nak jadi ape...mrajuk ngn aku "deactivate" fb..ok ini merapu,tak ada kaitan sama sekali.Lupakan.





No comments: